Nekat Lewati Selat Hormuz, Kapal Israel & Thailand Dihantam IRGC hingga Terbakar
Nekat Lewati Selat Hormuz, Kapal Israel & Thailand Dihantam IRGC hingga Terbakar
Teheran, 12 Maret 2026 – Laut paling sensitif di dunia kembali bergolak. Garda Revolusi Iran (IRGC) menembak sebuah kapal berbendera Thailand yang nekat melintasi Selat Hormuz bersama kapal Israel. Serangan itu menyebabkan kebakaran hebat di atas kapal dan tiga awak dilaporkan hilang.
Kronologi Insiden
Menurut laporan media internasional, kapal berbendera Thailand yang diduga beroperasi bersama kapal Israel mencoba melewati jalur strategis Selat Hormuz tanpa izin resmi. IRGC segera merespons dengan tembakan rudal dan artileri. Api berkobar di dek kapal, sementara tim penyelamat Iran berusaha memadamkan kebakaran. Hingga kini, tiga awak kapal masih belum ditemukan.
Selat Hormuz: Jalur Vital Dunia
Selat Hormuz adalah jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Oman. Sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati jalur ini setiap hari. Tidak heran, setiap insiden di kawasan ini langsung memicu kekhawatiran global, terutama terkait stabilitas energi dan keamanan maritim.
Pesan Politik Iran
Serangan ini bukan sekadar insiden maritim. Bagi Iran, tindakan tersebut adalah peringatan keras kepada Israel dan sekutunya. IRGC menegaskan bahwa setiap kapal yang dianggap mengancam kedaulatan Iran akan ditindak tegas. Insiden ini juga terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional setelah serangkaian latihan militer Iran di kawasan Teluk.
Baca Juga Prancis Kecam Serangan Udara AS–Israel ke Iran, Serukan De-Eskalasi
Reaksi Internasional
Israel mengecam keras serangan tersebut dan menuduh Iran melakukan provokasi berbahaya. Thailand masih menunggu laporan resmi terkait nasib awak kapalnya. Sementara itu, pasar energi global langsung merespons dengan kenaikan harga minyak mentah, mencerminkan ketidakpastian yang ditimbulkan oleh insiden ini.
Dunia Menunggu
Apakah insiden ini akan memicu eskalasi baru di Teluk Persia, atau hanya menjadi peringatan keras dari Iran? Yang jelas, serangan IRGC terhadap kapal Israel dan Thailand menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap menjadi titik rawan yang bisa mengguncang stabilitas global kapan saja.

