Moskow Siapkan Langkah Balasan usai Penumpukan Militer Norwegia di Perbatasan Arktik
Moskow Siapkan Langkah Balasan usai Penumpukan Militer Norwegia di Perbatasan Arktik
MOSKOW – Kremlin menegaskan bahwa penguatan persenjataan militer Norwegia di kawasan utara tidak bisa dipandang sebagai hal lain selain ancaman langsung terhadap keamanan nasional Rusia. Pemerintah Rusia kini tengah merancang serangkaian langkah balasan strategis guna mengimbangi pengerahan sistem artileri berat serta alutsista modern buatan Korea Selatan yang ditempatkan Oslo di sepanjang garis perbatasan Arktik.
Baca Juga Kudeta Gagal di Niamey: Junta Militer Niger Tuding Prancis Jadi Dalang Infiltrasi
Juru Bicara Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, menyampaikan peringatan keras tersebut dalam konferensi pers resmi di Moskow. Pernyataan ini merespons laporan diplomatik terkait modernisasi masif Brigade Finnmark—satuan militer Norwegia yang bertugas menjaga perbatasan darat sepanjang 198 kilometer yang berbatasan langsung dengan wilayah Rusia.
"Penumpukan kekuatan militer yang ditujukan langsung ke arah negara kami tentu mengancam stabilitas keamanan Rusia. Situasi ini menjadi dasar kuat bagi Kementerian Pertahanan dan dinas terkait untuk mengambil tindakan antisipasi yang diperlukan," tegas Peskov.
Pengerahan Artileri Jarak Jauh di Garis Depan Finnmark
Sinyal bahaya dari Moskow terpicu oleh penempatan satu batalyon artileri Norwegia yang dibekali empat unit howitzer swa-gerak K9 Thunder buatan Korea Selatan. Alutsista berkemampuan tembak hingga radius 40 kilometer tersebut dituturkan Duta Besar Rusia untuk Oslo, Nikolay Korchunov, telah bersiaga di posisi strategis tak jauh dari garis perbatasan.
Pengiriman armada tempur ini baru gelombang awal. Pemerintah Norwegia menjadwalkan penambahan 24 unit sistem artileri K9 serupa secara bertahap hingga akhir 2028 untuk memperkuat daya gempur pertahanan darat di wilayah utara.
Langkah modernisasi tempur Oslo ini menandai pergeseran doktrin keamanan yang cukup drastis di kawasan Arktik, di mana ketegangan antara negara-negara anggota NATO dan Rusia terus meningkat sejak beberapa tahun terakhir.
Eskalasi Jangka Panjang dan Ancaman Rudal Presisi 500 Km
Kekhawatiran Moskow kian memuncak menatap rencana jangka panjang Kementerian Pertahanan Norwegia hingga akhir dekade ini. Pada 2030 mendatang, Angkatan Bersenjata Norwegia ditargetkan sudah menerima pasokan 16 unit sistem peluncur roket ganda (MLRS) K239 Chunmoo yang mampu menjangkau sasaran hingga jarak 500 kilometer.
Pengadaan rudal presisi berdaya jelajah jauh tersebut dinilai Kremlin akan merubah peta keseimbangan kekuatan militer di kawasan Kutub Utara secara mendasar.
Baca Juga Tepis Ambisi Aneksasi Trump, Uni Eropa Kucurkan Investasi Raksasa ke Greenland
Dengan masuknya armada alutsista berjangkauan luas ke garis perbatasan, ruang diplomasi antara Moskow dan Oslo kini kian menyempit. Kementerian Pertahanan Rusia memberi sinyal akan menyesuaikan struktur penempatan pasukannya di wilayah perbatasan utara untuk merespons ekspansi kekuatan persenjataan NATO tersebut.
.png)
Posting Komentar untuk "Moskow Siapkan Langkah Balasan usai Penumpukan Militer Norwegia di Perbatasan Arktik"