Beijing Bangun Pulau Buatan Raksasa 1.500 Hektar di Paracel, Siap Perkuat Dominasi Militer Laut China Selatan
Beijing Bangun Pulau Buatan Raksasa 1.500 Hektar di Paracel, Siap Perkuat Dominasi Militer Laut China Selatan
HAINAN/HANOI – Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menyelesaikan fase pertama pembangunan pulau buatan seluas hampir 1.500 hektar di Antelope Reef, Laut China Selatan. Reklamasi daratan secara masif yang mengubah terumbu karang terendam menjadi pangkalan militer modern ini menandai percepatan ekspansi teritorial Beijing di perairan strategis yang tengah dipersengketakan tersebut.
Citra satelit terbaru merekam transformasi dramatis Antelope Reef—yang dikenal sebagai Lingyang Jiao di China atau Đá Hải Sâm di Vietnam—hanya dalam waktu sepuluh bulan pengerukan intensif. Pangkalan buatan baru ini dilengkapi fasilitas pelabuhan air dalam, dermaga sepanjang 680 meter yang sanggup menampung kapal perang utama, serta persiapan landasan pacu militer sepanjang 3.000 meter.
Baca Juga Iran Bersumpah Balas 'Pukulan Sanksi' Terberat AS: Konflik Selat Hormuz Kian Memanas
Laju Reklamasi Pasir dan Kapasitas Alutsista Strategis
Aktivitas reklamasi berskala besar ini dimulai pada awal tahun dengan mengerahkan armada kapal keruk hisap (suction dredger) dari Muara Sungai Zhujiang. Armada tersebut beroperasi tanpa mengaktifkan transponder Sistem Identifikasi Otomatis (AIS) untuk menghindari pemantauan radar internasional. Lebih dari satu juta ton pasir dasar laut dikeruk untuk membentuk pulau baru sepanjang 6 kilometer yang dikelilingi tanggul penahan gelombang serta jaringan jalan internal.
Persiapan pembangunan landasan pacu di sisi barat laut pulau dirancang agar dapat didarati pesawat militer berat dan angkut strategis. Peta fasilitas ini serupa dengan infrastruktur pangkalan udara RRT di Fiery Cross, Subi Reef, dan Mischief Reef. Selain landasan udara, citra satelit mendeteksi pembangunan fasilitas hanggar pesawat, landasan helikopter, kompleks perumahan personel, serta dua pabrik pemrosesan beton aktif di sekitar laguna.
Pangkalan A2/AD Baru di Selatan Hainan
Penempatan pangkalan di Antelope Reef memperkuat koridor pertahanan udara dan maritim RRT di Kepulauan Paracel. Lokasi ini berada di posisi geopolitik krusial: 160 mil laut di selatan Pangkalan Angkatan Laut Yulin di Pulau Hainan—rumah bagi armada kapal selam nuklir serta kapal induk PLA, CNS Shandong dan CNS Fujian—dan 200 mil laut di timur pesisir Da Nang, Vietnam.
Baca Juga Utang Pemerintah AS Tembus Rekor $40 Triliun, Ancaman Krisis Fiskal Mengintai Perekonomian Global
Kehadiran pangkalan ini memperluas jangkauan radar pengawasan elektronik, penginderaan intelijen (ISR), serta payung pertahanan Anti-Access/Area Denial (A2/AD) milik militer China. Kendati media pemerintah RRT mengklaim bahwa pembangunan ini diperuntukkan bagi navigasi sipil dan komersial, kehadiran kapal Penjaga Pantai China (CCG) di dermaga pangkalan mengonfirmasi pengerahan armada keamanan permanen untuk mengamankan klaim teritorial nine-dash line di kawasan Teluk Tonkin dan sekitarnya.

Posting Komentar untuk "Beijing Bangun Pulau Buatan Raksasa 1.500 Hektar di Paracel, Siap Perkuat Dominasi Militer Laut China Selatan"